ilmu akuntansi
Follow Twitter

Pengertian Resiliensi

5

ResiliensiDaya lentur (resilience) merupakan istilah yang relatif baru dalam khasanah psikologi, terutama psikologi perkembangan. Paradigma resiliensi didasari oleh pandangan kontemporer yang muncul dari lapangan psikiatri, psikologi, dan sosiologi tentang bagaimana anak, remaja, dan orang dewasa sembuh dari kondisi stres, trauma dan resiko dalam kehidupan mereka (Desmita, 2006: 228). Selanjutnya berpendapat bahwa:

Resiliensi adalah kemampuan atau kapasias insani yang dimiliki seseorang, kelompok atau masyarakat yang memungkinkan untuk menghadapi, mencegah, meminimalkan dan bahkan menghilangkan dampak-dampak yang merugikan dari kondisi-kondisi yang tidak menyenangkan, atau bahkan merubah kondisi yang menyengsarakan menjadi suatu hal yang wajar untuk diatasi. yang sangat dibutuhkan dalam setiap orang.

Grotberg (1995: 10) menyatakan bahwa resiliensi adalah kemampuan seseorang untuk menilai, mengatasi, dan meningkatkan diri ataupun mengubah dirinya dari keterpurukan atau kesengsaraan dalam hidup. Karena setiap orang itu pasti mengalami kesulitan ataupun sebuah masalah dan tidak ada seseorang yang hidup di dunia tanpa suatu masalah ataupun kesulitan. Hal senada diungkapkan oleh Reivich dan Shatte (1999: 26), bahwa resiliensi adalah kapasitas untuk merespon secara sehat dan produktif ketika menghadapi kesulitan atau trauma, dimana hal itu penting untuk mengelola tekanan hidup sehari-hari.

Berdasarkan pendapat para ahli di atas, maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa resilience yaitu kapasitas individu untuk mengatasi, dan meningkatkan diri dari keterpurukan, dengan merespon secara sehat dan produktif untuk memperbaiki diri, sehingga mampu menghadapi dan mengatasi tekanan hidup sehari-hari.

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 7.0/10 (1 vote cast)
Pengertian Resiliensi, 7.0 out of 10 based on 1 rating


Artikel terkait:

Dapatkan update terbaru via Twitter @belajarpsikolog, atau ikuti komunitasnya di Facebook

5 Responses

  1. Andi Rina Hatta says:

    saya berminat dengan teori2 atau pengertian Resiliensinya, cara mendapatkannya gimana? mohon info lebih lanjutnya ya…terima kasih.

  2. nila says:

    saya tertarik untuk menjadikan judul skripsi,,,
    mohon info tentang reliansi lebih lanjut (buku2, teori)
    tq

  3. Admin says:

    @Andi dan Nila : ini beberapa literatur yang mengkaji teori resiliensi, bukunya sebagian ada di toko buku kok….

    Grothberg, E. (1995). A Guide to Promoting Resilience in Children: Strengthening the Human Spirit. The Series Early Childhood Development : Practice and Reflections. Number8. The Hague : Benard van Leer Voundation.

    Grothberg, E. (1999). Tapping Your Inner Strength, Oakland, CA : New Harbinger Publication, Inc.

    Reivick, K & Shatte, A. (2002). The Resilience Factor: 7 Essential Skills for Overcoming Life’s Inevitable Obstacles. New york: Broadway Books

    Desmita. (2006). Psikologi Perkembangan. Bandung. Remaja Rosdakarya.

    Desmita. (2009). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya

  4. harison says:

    saya mau tanya, apakah resiliensi penyintas atau korban bencana masih bisa diukur meski bencananya sudah terjadi 3 tahun sebelumnya?

Leave a Reply

© 2012 belajarpsikologi.com. All rights reserved.
Proudly designed by Theme Junkie.